| Ketika Lupa Sholat Karena Ketiduran |
|
Dikirim Oleh Kursehi Falgenti بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمد Rasullullah SAW: “ Sesungguh kamu sekalian adalah dalam keadaan mati, kemudian Allah mengembalikan kepadamu ruh-ruh kalian, dan orang yang tidur dari shalatnya (tertidur) maka shalatlah ketika bangun, dan barangsiapa / orang yang lupa shalat maka shalatlah ketika ingat” (HR. Abu Ya’la, Thobarani di Kabir dan pearawinya “tsiqot” / terpercaya, dalam kitab Majma zawaid, dan Jaamiul masaanid oleh Imam Suyuthi). |
|
| Read more... |
Tamu Kami
Pengunjung
Main Menu
| Home |
| Contact Us |
| Search |
| Guestbook |
| Profil |
| Artikel |
| Photographi |
| My Album |
| Kalender |
Chatting
| MIRC |
| Chatting !!! |
Download
| Home Download |
Login Form
My Friends
| Affan |
| Yuniasih Blog |
| Hariyadi |
| Cuek |
| Art Rock Crew |
| Ir. Yuniasih |
Polls
The MOON
|
Who's Online
We have 7 guests online| Ketika Lupa Sholat Karena Ketiduran |
|
|
|
| Written by Administrator | |
| Saturday, 17 March 2007 | |
|
Dikirim Oleh Kursehi Falgenti بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمد Rasullullah SAW: “ Sesungguh kamu sekalian adalah dalam keadaan mati, kemudian Allah mengembalikan kepadamu ruh-ruh kalian, dan orang yang tidur dari shalatnya (tertidur) maka shalatlah ketika bangun, dan barangsiapa / orang yang lupa shalat maka shalatlah ketika ingat” (HR. Abu Ya’la, Thobarani di Kabir dan pearawinya “tsiqot” / terpercaya, dalam kitab Majma zawaid, dan Jaamiul masaanid oleh Imam Suyuthi). “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (QS. Thoha/20:14)
"Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan". {1} Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir. (QS. Az Zumar/39:42)
{1}Maksudnya: orang-orang yang mati itu rohnya ditahan Allah sehingga tidak dapat kembali kepada tubuhnya; dan orang-orang yang tidak mati hanya tidur saja rohnya dilepaskan sehingga dapat kembali kepadanya lagi
Perlu diketahui, orang yang dengan sengaja menunda-nunda shalatnya hingga habis waktu shalatnya atau masuk waktu shalat berikutnya, itu telah masuk ke pintu2 dosa besar, dan dianggap lalai dalam shalatnya (saahun) dan diancam dengan neraka Wail (lihat Qur’an di surat itu QS al Maauun ayat 4-5). Saahun disini adalah menunda-nunda waktu shalat hingga masuk waktu shalat rikutnya / habis waktunya. |
| < Prev | Next > |
|---|
